ARAHTIMURNEWS.COM, MAKASSAR – PSM Makassar mendapat suntikan kekuatan jelang menghadapi Borneo FC pada pekan ke-16 Super League 2025/2026. Gelandang andalan, Gledson Paixao, dipastikan telah pulih dari cedera dan siap kembali merumput.
Pemain asal Brasil itu berpeluang tampil saat PSM Makassar bertandang ke markas Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (3/1/2025). Kondisi Gledson terus membaik setelah ia kembali mengikuti sesi latihan bersama tim.
Gledson Paixao terlihat ambil bagian dalam latihan PSM Makassar yang digelar di Stadion Kalegowa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (30/12/2025) sore. Pada sesi tersebut, para pemain PSM mengenakan jersey latihan berwarna biru, sementara jajaran pelatih, ofisial, dan kitman tampil dengan jersey hitam.
Gelandang berusia 30 tahun itu mengikuti seluruh program latihan yang dirancang pelatih kepala Tomas Trucha tanpa kendala. Kehadirannya tentu menjadi tambahan berharga bagi kekuatan lini tengah Laskar Ayam Jantan dari Timur.
Gledson dikenal memiliki peran krusial sebagai penghubung antara lini belakang dan lini depan. Kemampuannya membaca permainan membuatnya piawai memutus alur serangan lawan. Postur tubuhnya yang kokoh juga membuatnya unggul dalam duel perebutan bola.
Tak hanya bertahan, pemilik nomor punggung 40 itu aktif membantu serangan. Umpan-umpan jarak jauhnya kerap menjadi senjata untuk membongkar pertahanan lawan. Ia juga beberapa kali muncul melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti.
Di sisi lain, terdapat empat pemain yang belum terlihat dalam sesi latihan tersebut. Mereka adalah Rifky Dwi Septiawan, Muh Fahrul, Dzaky Asraf, serta Muhammad Arham Darmawan. Secara keseluruhan, sebanyak 28 pemain mengikuti latihan.
Pada sesi latihan pertama usai libur dua hari, Tomas Trucha memfokuskan latihan pada pengembangan skema menyerang. Para pemain dibagi menjadi dua tim yang masing-masing beranggotakan 14 pemain untuk memainkan bola cepat di area luar kotak penalti.
Beragam variasi serangan dilatih, mulai dari serangan melalui sisi sayap, umpan terobosan (through pass), hingga kombinasi satu-dua (wall pass). Tomas Trucha tampak serius mengamati jalannya latihan dari pinggir lapangan.
Usai sesi tersebut, para pemain menjalani gim internal. Skuad dibagi menjadi empat tim dengan masing-masing tujuh pemain. Lapangan dipisah menjadi dua untuk menggelar pertandingan 7 lawan 7.
Pertandingan internal berlangsung ketat dengan duel-duel keras yang tak terhindarkan. Ukuran lapangan yang lebih kecil menuntut para pemain untuk cepat mengambil keputusan, karena sedikit kelengahan bisa membuat bola direbut lawan.
Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, menegaskan pentingnya memberikan performa terbaik di setiap pertandingan. Ia yakin hasil positif akan datang seiring kerja keras dan penampilan maksimal para pemain.
“Ketika kami melakukan yang terbaik, kami akan mulai mendapatkan poin ke depannya,” ujarnya.
Sementara itu, gelandang PSM Makassar, Daisuke Sakai, menegaskan tim tak ingin berlarut dalam hasil negatif. Ia mengajak seluruh pemain untuk segera bangkit dan fokus menghadapi laga-laga berikutnya.
“Setelah ini kami harus mengubah mindset untuk pertandingan selanjutnya. Bekerja keras sepenuhnya,” tuturnya. (*)















