Jangan Karena Politik, Merasa Diri Murni

News157 Dilihat
banner 468x60

Datu Luwu, La Maradang Andi Mackulau foto bersama dengan Kepala Daerah dan Ketua KKLRDATU Luwu, La Maradang Andi Mackulau Opu To Bau tampil menyampaikan sambutan pada Musyawarah Nasional (Munas) Bersama Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) dan Kerukunan Keluarga Tana Luwu (KKTL). Acara yang digelar di Ballroom Hotel Claro ini bertujuan menyatukan dua organisasi Wija to Luwu ini.

Ia berharap, Munas Bersama ini, melahirkan keputusan untuk kebaikan masyarakat Luwu. Terutama bersatu dalam organisasi dan melahirkan esensi sebagai Payung orang Luwu.

banner 336x280

“Kita berkumpul ini untuk mewujudkan esensi berdiri di bawah Payung Luwu demi kepentingan seluruh Wija to Luwu,” ungkapnya.

Ia juga lalu mengingatkan untuk tidak menumbuhkan ego. Terutama merasa diri sebagai orang Luwu. Atau merasa diri memiliki darah murni. Karena selama orang tersebut sudah tinggal di Luwu, tiga hari tiga malam, berbuat baik dan memberi manfaat bagi orang Luwu, maka orang tersebut adalah orang Luwu.

“Ibu Indah ini Orang Luwu. Jangan karena politik, lalu kita menyebut diri kita sebagai darah murni,” tegasnya sembari menunjuk ke arah Indah Putri Indriani, Bupati Luwu Utara yang hadir di jajaran undangan Bersama kepala daerah lainnya.

Datu juga memberi nasihat untuk senantiasa menjaga nila-nilai kearifan di Luwu. Terutama yang menyangkut kemuliaan. Karena sebagaimana pesan leluhur bahwa kemuliaan itu ada di Luwu, kepintaran ada di Bone, dan keperkasaan ada di Gowa.

Dalam kesempatan tersebut, Datu Luwu juga berterima kasih kepada Pemerintah Kota Makassar. Karena sudah mengabadikan nama yang mulia Andi Djemma, bangsawan Luwu sebagai salah satu nama jalan.

“Satu hal yang menjadi cita-cita saya ke depan adalah mewujudkan adanya Institute Kebudayaan di Tana Luwu. Mohon bantuan ta semua, karena saya tidak akan berhenti berjuang untuk menghadirkannya,” tegas Datu. ($)

banner 336x280